KONKEP, Issultra.com – Kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan resmi ditutup pada Minggu, 25 Januari 2026.
Penutupan berlangsung di Pantai Kampa, Kabupaten Konawe Kepulauan, setelah kegiatan berjalan sejak 20 Januari 2026.
Penutupan Dihadiri Unsur Pimpinan Daerah
Acara penutupan dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Kepulauan, Sekretaris Daerah, unsur BKPSDM, Protokol, Kepala Bagian Pemerintahan, para Kepala Satuan (Kasat), Kepala Bagian Hukum, hingga Bappeda.
Kehadiran unsur pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas dan soliditas PPPK Paruh Waktu di daerah itu.
Apresiasi untuk Panitia dan Peserta
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia BKPSDM Konawe Kepulauan, David, S.H., M.M., menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi aktif selama rangkaian orientasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta PPPK Paruh Waktu yang telah mengikuti dan menyukseskan kegiatan orientasi ini,” ujar David.
Ia juga menyampaikan apresiasi dari Bupati Konawe Kepulauan kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, pelaksanaan orientasi tetap berjalan optimal meski tanpa menggunakan anggaran, sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran tahun ini.
Tinggalkan Jejak Kebersihan di Langara
David menjelaskan, selama pelaksanaan orientasi, peserta turut melakukan pembersihan di sejumlah lokasi strategis di wilayah Langara.
“Melalui orientasi ini, beberapa lokasi strategis di Langara telah dibersihkan. Harapan kita bersama, kebersihan ini dapat terus dijaga,” tambahnya.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan kedisiplinan, tetapi juga wujud kepedulian terhadap lingkungan.
Bangun Kebersamaan Antar-Unit Kerja
Sementara itu, salah satu peserta orientasi, Risal Ade, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat, terutama dalam membangun kebersamaan dan kerja sama tim.
“Selama orientasi, kami belajar arti kebersamaan dan kerja sama tim, serta saling mengenal antara peserta dari berbagai satuan kerja,” ungkapnya.
Menurut Risal, orientasi semacam ini penting dilaksanakan karena para peserta berasal dari unit kerja yang tersebar dan berjauhan dari pusat pemerintahan di Langara.
“Memang kegiatan orientasi ini perlu diadakan agar kami bisa saling mengenal, mengingat lokasi unit kerja yang sangat jauh dari Langara,” tutupnya.
Harapan ke Depan
Dengan berakhirnya kegiatan orientasi ini, seluruh PPPK Paruh Waktu diharapkan semakin solid, berintegritas, serta siap mendukung kinerja pemerintahan di Kabupaten Konawe Kepulauan secara profesional dan bertanggung jawab.













