Pelantikan serentak tersebut menandai dimulainya kepemimpinan dengan jargon “Bersafari”
WAWONII, Issultra.com – Tanggal 20 Februari 2025 menjadi momentum penting bagi Pulau Wawonii. Rifqi Saifullah Razak, ST bersama Muhammad Farid, SE resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Konawe Kepulauan periode 2025–2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta.
Pelantikan serentak tersebut menandai dimulainya kepemimpinan dengan jargon “Bersafari” (Bersama Rifqi Saifullah Razak dan Muhammad Farid), sebuah komitmen membangun daerah secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Memasuki satu tahun pemerintahan pada 20 Februari 2026, pasangan ini konsisten mengusung visi Wawonii Emas 2030 (Ekonomi Maju, Adil, dan Sejahtera) sebagai arah pembangunan jangka menengah daerah.
Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Sepanjang tahun pertama, Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan memfokuskan program pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Reformasi birokrasi menjadi salah satu prioritas, dengan penekanan pada tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Upaya peningkatan disiplin serta kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) terus dilakukan melalui penguatan sistem pengawasan dan evaluasi kinerja. Pemerintah daerah menargetkan terciptanya birokrasi yang responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Infrastruktur dan Konektivitas Antar Desa
Di sektor infrastruktur, pembangunan diarahkan untuk memperkuat konektivitas antar desa dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Peningkatan kualitas jalan, pembangunan sarana dan prasarana dasar, serta pembenahan fasilitas umum menjadi prioritas. Langkah ini dinilai strategis untuk mempercepat distribusi hasil pertanian dan perikanan, sekaligus membuka akses wilayah terpencil.
Pendidikan dan Kesehatan Jadi Pilar SDM
Bidang pendidikan dan kesehatan tak luput dari perhatian. Pemerintah daerah mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan melalui perbaikan fasilitas sekolah, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pemberian beasiswa melalui program Wawonii Cerdas.
Di sektor kesehatan, peningkatan layanan puskesmas, penguatan ketersediaan tenaga medis, serta optimalisasi program promotif dan preventif terus digalakkan guna memastikan akses kesehatan yang merata bagi masyarakat.
Penguatan Ekonomi dan UMKM
Penguatan ekonomi daerah dilakukan dengan mengembangkan potensi unggulan seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan UMKM.
Program pemberdayaan masyarakat difokuskan pada peningkatan produktivitas dan daya saing pelaku usaha lokal. Pemerintah daerah juga mendorong lahirnya wirausaha baru berbasis potensi desa guna memperluas lapangan kerja.
Stabilitas Sosial dan Kebersamaan
Selain pembangunan fisik dan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan turut menjaga stabilitas sosial melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan program kemasyarakatan. Pendekatan ini dilakukan untuk memperkuat kohesi sosial serta menjaga harmoni di tengah dinamika pembangunan daerah.
Tantangan Efisiensi Anggaran
Tahun pertama pemerintahan tidak berjalan tanpa tantangan. Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat turut memengaruhi ruang fiskal daerah.
Namun, dengan dukungan aparatur dan partisipasi masyarakat, berbagai program prioritas tetap berjalan. Capaian tahun pertama ini menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat strategi pembangunan ke depan.
Kepemimpinan Bersafari menegaskan komitmen menghadirkan pemerintahan yang inovatif, responsif, dan berpihak pada rakyat demi mewujudkan Wawonii yang lebih maju dan berdaya saing menuju 2030.(*)
Laporan: Redaksi













