Fokus pada Transformasi SDM, Penguatan Ekonomi Lokal, dan Perlindungan Wilayah Pesisir
WAWONII, issultra.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Zona I yang meliputi Kecamatan Wawonii Barat, Wawonii Utara, Wawonii Timur Laut, dan Wawonii Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Tepolawa, Kecamatan Wawonii Utara, Selasa (10/2/2026).
Musrenbang Zona I dihadiri Wakil Bupati Konawe Kepulauan Muhammad Farid, SE, Sekretaris Daerah Konkep Ir. Cecep Trisnajayadi, M.M, anggota DPRD dari daerah pemilihan setempat, pimpinan dan perwakilan perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta TP-PKK tingkat kabupaten hingga desa.
Pelaksanaan Musrenbang ini bertujuan menghimpun, membahas, serta menyepakati usulan prioritas pembangunan kewilayahan yang selaras dengan sasaran prioritas daerah dan kemampuan fiskal pemerintah. Hasilnya akan menjadi bahan penyempurnaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Konawe Kepulauan Tahun 2027.
Dalam sambutannya mewakili Bupati Konawe Kepulauan, Wakil Bupati Muhammad Farid menyampaikan bahwa arah pembangunan daerah tahun 2027 akan difokuskan pada transformasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) guna menunjang pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
“Transformasi SDM menjadi kunci utama, sehingga program-program yang disiapkan diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penguatan basis ekonomi lokal,” ujar Farid.
Ia menjelaskan sejumlah program prioritas yang akan didorong pemerintah daerah, di antaranya peningkatan akses layanan kesehatan melalui penempatan satu bidan dan satu perawat di setiap desa dan kelurahan. Selain itu, pemerintah juga akan mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perikanan melalui pengembangan program petani milenial dan nelayan milenial, serta penguatan usaha ekonomi perempuan.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga menargetkan optimalisasi penerimaan daerah serta penguatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Farid turut menekankan pentingnya memaksimalkan perputaran ekonomi di wilayah Wawonii. Salah satu langkah yang akan ditempuh dalam perencanaan program tahun 2027 adalah menghindari pelaksanaan kegiatan di luar daerah yang menggunakan anggaran APBD Konkep.
“Kita ingin belanja daerah sebisa mungkin dilakukan di dalam wilayah Konkep agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, dari hasil pembahasan Musrenbang Zona I, usulan yang paling banyak disampaikan oleh kecamatan didominasi pembangunan talud pengaman pantai serta pembangunan jembatan. Kedua program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus melindungi permukiman masyarakat pesisir dari ancaman abrasi.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan seluruh usulan prioritas dapat terakomodasi secara proporsional dan menjadi dasar perencanaan pembangunan Konawe Kepulauan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan berkeadilan.(*)
Laporan: Redaksi












