KONKEP, issultra.com — Suasana upacara bendera di pelataran SMP Negeri 1 Wawonii Barat, Langara, Senin (19/1/2026), terasa berbeda dari biasanya. Di tengah barisan siswa yang berdiri rapi, Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis kepada ratusan pelajar.
Secara simbolis, Bupati Konawe Kepulauan Rifqi Saifullah Razak menyerahkan bantuan tersebut kepada perwakilan siswa. Program ini menyasar 718 siswa dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kepulauan Wawonii.
Bantuan tersebut terdiri dari siswa Taman Kanak-kanak (TK) sebanyak 259 orang, Sekolah Dasar (SD) 336 orang, serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) 259 orang.
Dalam kesempatan itu, Rifqi menegaskan bahwa program seragam sekolah gratis merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan untuk memperkuat akses pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua siswa.
“Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Karena itu kami ingin memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan yang layak tanpa terkendala faktor ekonomi,” ujar Rifqi di hadapan para peserta upacara.
Bupati juga menegaskan, tidak boleh ada lagi anak di Konawe Kepulauan yang terhambat melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya.
Untuk memperluas akses pendidikan, pemerintah daerah juga menjalankan program Beasiswa Wawonii Cerdas, yang diperuntukkan bagi generasi muda Wawonii yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta.
“Melalui program Wawonii Cerdas ini kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah, belajar, dan berprestasi,” kata Rifqi.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati turut didampingi Sekretaris Daerah Konkep Ir. H. Cecep Trisnajayadi, M.M, Kepala Dinas Pendidikan Armin, S.Pd., M.Pd, Kepala Bappeda Safiudin Alibas, S.P., M.E, serta Ketua TP-PKK Konkep Ucha Nidya Ramadhani, S.Pd.
Bagi Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan, bantuan seragam sekolah bukan sekadar program rutin.
Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia di daerah kepulauan tersebut.













