Issultra.com I Wanggudu, – Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Utara (Konut) ke-19 menjadi momentum bersejarah dan penuh makna bagi aparatur pemerintah daerah.
Dalam momen tersebut, sebanyak 1.776 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.
Upacara digelar khidmat di halaman Kantor Bupati Konawe Utara, Jumat, 2 Januari 2026. Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu dilakukan secara simbolis oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH, MH, didampingi Wakil Bupati Konut H. AbAbuhaeraS. Sos, M. Si, Sekretaris Daerah Konut Dr. Safruddin, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Penyerahan SK tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah Konawe Utara dalam memberikan kepastian status kerja bagi tenaga non-ASN.
Kebijakan ini sekaligus diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik di berbagai sektor strategis, khususnya pendidikan, dan pelayanan administrasi pemerintahan.
Di usia ke-19 Kabupaten Konawe Utara, pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini dinilai sebagai “kado istimewa” yang disambut haru dan penuh rasa syukur oleh para penerima. Momentum ini menegaskan keseriusan Pemda Konut dalam membangun sumber daya manusia aparatur yang profesional, berintegritas, dan berdedikasi.
HUT Konut ke-19 dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR), didampingi Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH, MH, dan Wakil Bupati H. Abuhaera.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Konawe Yusran Akbar, Ketua TP PKK Kabupaten Konawe Hj., Hania, Ketua dan anggota DPRD Konut, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara, mantan Bupati Konawe Utara dua periode H. Ruksamin, jajaran Forkopimda Konut, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta para ASN dan PPPK.
Mengawali sambutannya, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menegaskan bahwa peringatan hari ulang tahun daerah merupakan bagian dari sejarah yang tidak boleh dilupakan. Menurutnya, HUT daerah bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi dan evaluasi terhadap perjalanan pemerintahan dan pembangunan.
Ia menyampaikan, meski Konawe Utara masih tergolong daerah yang relatif muda, daerah ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan memberikan kesan positif, baik bagi masyarakat maupun para pendatang.
“Momentum HUT harus dimaknai sebagai sarana evaluasi bersama, baik terhadap jalannya pemerintahan, roda pembangunan, maupun kinerja aparatur,” ujarnya.
Gubernur juga mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih Konawe Utara sejak resmi menjadi daerah otonomi baru. Setiap periode kepemimpinan, kata dia, telah memberikan kontribusi penting yang menjadi bagian dari catatan sejarah pembangunan daerah.
Meski demikian, ia mengingatkan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya penanggulangan kemiskinan, pengurangan pengangguran, pengendalian inflasi, penanganan pencemaran dan kerusakan lingkungan, serta penguatan integritas aparatur pemerintahan.
Tugas pemerintah daerah ke depan tidak ringan. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar Konawe Utara terus tumbuh sebagai daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk menanamkan rasa cinta serta semangat membangun Konawe Utara.
“Selamat Hari Ulang Tahun Kabupaten Konawe Utara ke-19. Semoga pembangunan terus meningkat dan kesejahteraan masyarakat semakin baik,” pungkasnya.
Di akhir rangkaian kegiatan, peringatan HUT Kabupaten Konawe Utara ke-19 ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan capaian daerah.
Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, bersama Wakil Bupati Konut H. Abuhaera, didampingi Bupati Konawe Yusran Akbar dan Ketua TP PKK Konawe, Hania.
Momentum tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan sinergi antar kepala daerah serta soliditas pemerintahan dalam membangun Konawe Utara ke arah(*)












